Bandung, 01 Agustus 2026. Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat tidak hanya mengubah cara masyarakat berkomunikasi, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam kehidupan psikologis, khususnya pada kelompok dewasa muda. Meskipun individu semakin mudah terhubung melalui berbagai platform digital, kebutuhan akan relasi interpersonal yang bermakna tetap menjadi aspek penting dalam menjaga kesehatan mental.

Fenomena tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Workshop Interpersonal Mindfulness & Art Therapy yang diselenggarakan oleh Bhakti Kencana University bersama Noema Psychology Consulting pada Sabtu, 1 Agustus 2026 melalui platform Zoom Meeting.

Mengangkat tema “Intervensi Interpersonal Mindfulness dan Art Therapy untuk Menurunkan Kesepian Digital dalam Peningkatan Kualitas Hidup Dewasa Muda”, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penelitian yang berfokus pada pengembangan pendekatan psikologis dalam membantu individu menghadapi tantangan kehidupan di era digital.

Kemudahan komunikasi melalui teknologi digital sering kali memberikan pengalaman konektivitas yang tinggi. Namun, kondisi tersebut tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas hubungan interpersonal yang dirasakan seseorang.

Kesepian digital (digital loneliness) menjadi salah satu fenomena yang menggambarkan kondisi ketika seseorang tetap aktif berinteraksi secara daring, tetapi mengalami keterbatasan dalam memperoleh kedekatan emosional, dukungan sosial, dan hubungan yang bermakna.

Melalui workshop ini, peserta diajak memahami bahwa kesehatan psikologis tidak hanya berkaitan dengan bagaimana seseorang terhubung dengan teknologi, tetapi juga bagaimana individu membangun hubungan yang sehat dengan diri sendiri dan lingkungan sosialnya.

Workshop ini menghadirkan para praktisi dan akademisi dari berbagai bidang keilmuan untuk memberikan perspektif mengenai pengelolaan kesehatan psikologis.

Keynote speaker yang hadir dalam kegiatan ini yaitu:

  • Linda Widyastuti, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Bidang Keilmuan Psikologi Klinis) 
  • Ermilda, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Bidang Keilmuan Psikologi Klinis)
  • Eki Pratidina, S.Kp., MM (Bidang Keilmuan Keperawatan) 

Para narasumber membahas pentingnya pendekatan psikologis dalam memahami pengalaman emosional individu, membangun kesadaran diri, serta meningkatkan kualitas hubungan interpersonal.

Mindfulness dan Art Therapy sebagai Strategi Intervensi Psikologis

Salah satu pendekatan yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah interpersonal mindfulness, yaitu kemampuan individu untuk menghadirkan kesadaran penuh dalam proses berinteraksi dengan orang lain.

Pendekatan ini membantu individu untuk:

  • lebih memahami pikiran dan emosi diri, 
  • meningkatkan kemampuan mendengarkan, 
  • membangun hubungan interpersonal yang lebih sehat, 
  • merespons situasi sosial secara lebih adaptif. 

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan art therapy sebagai metode kreatif dalam mengeksplorasi dan mengekspresikan pengalaman emosional melalui aktivitas seni.

Pendekatan berbasis kreativitas ini memberikan ruang bagi individu untuk melakukan refleksi diri, mengenali pengalaman psikologis, serta mengembangkan kesejahteraan emosional.

Melalui kegiatan ini, Noema Psychology Consulting dan Bhakti Kencana University menghadirkan sinergi dalam pengembangan kajian dan intervensi psikologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan penelitian dan edukasi yang mengangkat isu kesehatan mental, khususnya terkait kesepian digital, kualitas hubungan interpersonal, dan peningkatan kualitas hidup dewasa muda.

Kegiatan ini juga melibatkan fasilitator dari bidang Psikologi Umum, yaitu:

  • Oeji Stevanus Wijaya, S.Psi., M.Psi., Psikolog
  • Jihad Javier Jafar, S.Psi., M.Psi., Psikolog

yang mendukung proses kegiatan agar berlangsung secara interaktif dan aplikatif.

“Saya mulai menyadari terkait diri, terkait emosi, kebiasaan scrolling, dan interaksi sosial dengan sekitar yang kurang”, menurut salah satu peserta kegiatan ini.

Workshop Interpersonal Mindfulness & Art Therapy menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pemahaman bahwa kemajuan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kemampuan manusia dalam menjaga kesehatan psikologis.

Di tengah meningkatnya intensitas penggunaan teknologi digital, kemampuan untuk hadir secara sadar, membangun hubungan yang bermakna, serta memahami pengalaman emosional diri menjadi keterampilan penting bagi individu dewasa muda.

Melalui pendekatan psikologi berbasis penelitian, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara konektivitas digital dan kebutuhan dasar manusia untuk terhubung secara emosional.